Sunday, October 20, 2019

Catatan Dibalik Toga 1

Pada akhirnya ujung dari akhir petualangan keilmuan ini mesti mengantarkan pada amor intellectuallis dei, cinta akan tuhan & kemanusiaan, karena orang yang paling takut disisi tuhannya adalah orang yang berilmu, karena inti dari ilmu adalah kemanusiaan. Jadi jangan percaya kalau jadi sarjana itu tujuan utamanya, Tak ada yang istimewa dari acara fofotoan bawa balon, ada hal yang lebih layak kau rindukan dari sekedar itu. Pesan dari Victor serge, Bolshevik mengingatkan mu, Setelah ini kau ingin jadi apa ? Pengacara, untuk mempertahankan hukum kaum kaya, yang secara inheren tidak adil? Dokter, untuk menjaga kesehatan kaum kaya dan lupa terhadap kaum miskin? Arsitek, untuk membangun rumah nyaman untuk tuan tanah? Lihatlah di sekeliling mu dan periksalah nuranimu?. Pesan ini jadi tamparan keras Karena nampaknya setelah ini idealisme mu akan pa betot betot dengan isi perut, maka sebelum itu selesaikan dulu perutmu, perut keluarga mu, perut orang orang di sekitar mu baru perut orang orang banyak.

Ingsun titipna tajug lan fakir miskin, Yen kaya den luhur, Den suka wenan lan suka memberih gelis lipur (Aku titipkan kepadamu tajug, masjid, madrasah dan fakir miskin. Jika kelak kamu kaya maka sebarkanlah harta kekayaan mu jangan kau nikmati sendiri. Namun jika kelak kamu bersedih sembunyikanlah kesedihan itu supaya cepat menghilang) - Sunan Gunung Djati

Bandung, 22 September 2019

Septian Nugroho

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 comments:

Post a Comment

 
biz.